Friday, December 25, 2015

Dzikir untuk Malaikat

Dzikir Paling Disukai dan Dipilihkan Allah untuk Para Malaikat

sumber gambar: plus.google
Dzikir merupakan amalan utama dalam Islam. Dzikir ialah cara paling mudah dan mujarab untuk menjalin komunikasi dengan Allah Ta’ala. Dzikir adalah ekspresi cinta seorang hamba kepada Rabb yang telah menciptakan, mengurus, dan mencukupi semua kebutuhannya.
Dari Abu Darda, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Imam Ibnu Majah, Imam al-Hakim, dan Imam at-Tirmidzi dengan derajat Shahih,
الا انبؤكم بخيراعمالكم وازكاهاعندمليككم، وارفعهافي درجاتكم، وخيرلكم من انفاق الذهب والورق، وخيرمن ان تلقوا عدوكم فتضربوااعناقهم؟ قالو: بلى، قال: ذكرالله تعلى
Alaa unabbi-ukum bikhairin a’malikum wa-azkaha ‘inda maliikikum, wa arfa’aha fii darajaatikum, wa khaira lakum min infaaqi adz-dzahabi wa al-waraqi, wa khaira min an talqau ‘aduwwakum fa tadhribuu a’naaqahum? Qaaluu: Balaa. Qaala: Dzikrullahi Ta’ala.
“Tidakkah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalian), lalu kalian membunuhnya?”
Para sahabat menjawab, “Tentu saja, ya Rasulullah.”
Kata Nabi, “Berdzikirlah kepada Allah Ta’ala.”
Di antara kalimat-kalimat dzikir itu, ada satu kalimat yang disebutkan sebagai kalimat paling disukai Allah Ta’ala. Lebih istimewanya lagi, kalimat tersebut dipilih oleh-Nya untuk malaikat-malaikat-Nya.
Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Abu Dzar al-Ghifari yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Ahmad bin Hanbal dengan derajat Hasan shahih.
قلت يارسول الله! اي الكلام احب الى الله تعلى؟ قال: ما اصطفى الله تعلى لملاءكته: سبحان ربي وبحمده
Qultu: Ya Rasulullah, ayyu al-kalaami ahabbu ilaa Allahi Ta’ala? Qaala: Maa ashthafa Allahu Ta’ala li malaaikatihi: Subhana Rabbii wa bihamdihi.
“Wahai Rasulullah,” tanya Abu Dzar, “bacaan apakah yang paling disukai Allah Ta’ala?”
Rasulullah bersabda, “(Ialah) bacaan yang dipilihkan oleh Allah Ta’ala untuk para malaikat, yaitu bacaan ‘Subhana Rabbi wa bihamdihi’ (Mahasuci Tuhanku dan segala puji bagi-Nya).”
Semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa membasahi lidah dengan dzikir, pikiran yang senantiasa menadabburi ciptaan-ciptaan-Nya, dan hati yang khusyuk beribadah kepada-Nya, serta fisik yang senantiasa beramal dalam menaati-Nya. Aamiin. [Pirman/BersamaDakwah]


Dikutip dari:
 http://bersamadakwah.net/

BERLAMA-LAMA DUDUK? INI AKIBATNYA..


10 penyakit yang timbul jika kamu kelamaan duduk

Penyakit yang timbul akibat kelamaan duduk
Apakah kamu ingin memiliki kesempatan hidup yang lebih lama alias berumur panjang? Maka sudah saatnya untuk menghentikan kebiasaan duduk berlama-lama. Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa duduk dalam jangka waktu yang terlalu lama secara teratur dapat mengurangi harapan hidup. Namun hal ini kemungkinan cukup sulit untuk diterapkan mengingat sebagian besar pekerjaan modern saat ini lebih banyak berhubungan dengan komputer, yang notabene mengharuskan kita untuk duduk berlama – lama di depan layar komputer.
Ketika kamu duduk berlama – lama di tempat yang sama, ada perlambatan aktifitas elektrik pada otot di dalam tubuh kita. Dengan demikian, maka tubuh akan masuk ke mode “Penyimpanan”. Hal ini akan berdampak pada penurunan kemampuan dan ketahanan fisik secara keseluruhan serta mempengaruhi berbagai aspek kesehatan. Namun apapun alasannya, kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam hidup kita, buat apa punya banyak duit kalau tubuh tidak sehat atau sakit – sakitan, iya kan?.
Berikut ini 10 alasan mengapa duduk berjam – jam dapat membunuhmu lebih cepat, bahkan di usia muda sekalipun:
1. Meningkatkan Resiko Kematian Dini
The American Journal of Epidemiology menerbitkan sebuah penelitian yang menyatakan bahwa mereka yang menghabiskan setidaknya enam jam dalam sehari untuk duduk – duduk, memiliki kemungkinan 40% meninggal dalam kurun waktu 10 13 tahun dibandingkan dengan mereka yang duduk dibawah 3 jam perhari. Pria yang menghabiskan lebih dari 6 jam perhari untuk duduk memiliki resiko kematian yang lebih tinggi mencapai 18%.
2. Pengembangan Penyakit Kronis
Studi lain yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa mereka yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk duduk selama berjam – jam, memiliki resiko tinggi menderita penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes.
3. Trombosis
Trombosis adalah masalah kesehatan lain yang dikaitkan dengan duduk berlama – lama. Gumpalan darah dapat terbentuk dan hal tersebut dapat menyebabkan obstruksi aliran darah.
4. Depresi
Gaya hidup yang biasa kamu lakukan juga berpengaruh terhadap pikiran. Hal ini tidak hanya membuat suasana hati menjadi buruk, terlebih juga bisa menyebabkan depresi. Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan terkena depresi menigkat hampir 100% pada wanita yang memiliki gaya hidup yang buruk, dibandingkan dengan mereka yang memilih olaharaga secara teratur.
5. Kanker
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Christine Friedenreich dari Alberta Health Services Cancer Care, Kanada, kurangnya aktifitas fisik merupakan penyebab dibalik banyaknya hingga 43.000 pasien yang menderita kanker usus dan 49.000 pasien yang menderita kanker payudara.
6. Masalah Berat Badan
Duduk selama berjam – jam juga telah dikaitkan sebagai sebagai salah satu penyebab utama masalah berat badan. Ketika tekanan ditumpukan pada satu titik dibagian bawah dalam jangka waktu yang lama, ada resiko 50% lebih penimbunan lemak terjadi di area – area tersebut, terutama bagian perut.
7. Masalah Kesehatan Kardiovaskular
Menurut sebuah penelitian oleh Men’s Health, yang diterbitkan dalam jurnal Medicine & Science in Sports  & Excercise, mengungkapkan bahwa mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di siang hari untuk duduk – duduk memiliki resiko 54% lebih meninggal lebih dini akibat serangan jantung.
8. Diabetes
Duduk berlama – lama juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan berkaitan dengan resistansi insulin. Hal ini juga bisa berdampak pada inflamasi dalam tubuh. Selain itu juga meningkatkan resiko pengembangan penyakit diabetes.
9. Obesitas
Duduk berlama – lama sudah lama dikaitkan dengan masalah obesitas dan sindrom metabolik. Hal ini bisa terjadi karena meningkatnya kolesterol LDL (kolesterol jahat), trigliserida plasma, dan resistansi insulin. Semua ini dapat mendorong meningkatnya kadar gula dalam darah, akibat dari lemak yang terbentuk tidak dapat diserap oleh otot – otot kita. Jadi lemak – lemak tersebut akan disimpan dan meningkatkan berat badan kita.
10. Masalah Punggung
Kebanyak orang sudah tahu bahwa duduk selama berjam – jam dapat menyebabkan masalah punggung. Ketika kita duduk, punggung dibagian bawah harus menopang sebagian besar berat badan tubuh kita. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan tekanan berlebih pada punggung bagian bawah.
Hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dampak buruk dari kebiasaan duduk berlama – lama adalah dengan beraktifitas atau melakukan banyak hal yang memerlukan gerak fisik. Pastikan untuk istirahat dari duduk setiap tiga jam dengan berjalan – jalan ringan setidaknya selama lima menit. Berdiri dan berjongkok juga dapat membantu tubuh kita menghasilkan kekuatan melawan tarikan beban gravitasi. [Sayangilah.com /Gitanews]


Dikutip dari :
 http://www.sayangilah.com

Friday, September 4, 2015

What is MicroSD ?

MicroSD adalah kartu memori non-volatile yang dikembangkan oleh SD Card Association yang digunakan dalam perangkat portable. Saat ini, teknologi microSD sudah digunakan oleh lebih dari 400 merek produk serta dianggap sebagai standar industri de-facto.
Keluarga microSD yang lain terbagi menjadi SDSC yang kapasitas maksimum resminya sekitar 2GB, meskipun beberapa ada yang sampai 4GB. SDHC (High Capacity) memiliki kapasitas dari 4GB sampai 32GB. Dan SDXC (Extended Capacity) kapasitasnya di atas 32GB hingga maksimum 2TB. Keberagaman kapasitas seringkali membuat kebingungan karena masing-masing protokol komunikasi sedikit berbeda.
Dari sudut pandang perangkat, semua kartu ini termasuk kedalam keluarga SD. SD adapter memungkinkan konversi fisik kartu SD yang lebih kecil untuk bekerja di slot fisik yang lebih besar dan pada dasarnya ini adalah alat pasif yang menghubungkan pin dari microSD yang kecil ke pin adaptor microSD yang lebih besar.
SD mempunyai bentuk fisik yang sama maka sering menyebabkan kebingungan di kalangan konsumen. Contohnya, MicroSD, MicroSDHC, dan MicroSDXC ukuran fisiknya sama tetapi kapabilitasnya berbeda. Protokol komunikasi untuk SDHC/SDXC/SDIO sedikit berbeda dengan MicroSD yang sudah mapan karena biasanya host device keluaran lama tidak bisa mengenali kartu keluaran baru. kebanyakan masalah mengenai inkompatibilitas ini dapat diselesaikan dengan firmware update.


Jenis MicroSD berdasarkan class :
Class 2    :  Minimal kecepatan 2MB/S
Class 4    :  Minimal kecepatan 4MB/S
Class 6    :  Minimal kecepatan 6MB/S
Class 8    :  Minimal kecepatan 8MB/S
Class 10  :  Minimal kecepatan 10MB/S


Perangkat yang menggunakan MicroSD mengidentifikasi kartu dengan string 128-bit. Untuk kartu standar, 12 dari bit digunakan untuk mengidentifikasi jumlah cluster memori (antara 1 sampai 4096) dan 3 bit digunakan untuk mengidentifikasi jumlah blok per cluster (kode ke 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, atau 512 blok per cluster).
Implementasinya, 1.x blok standar berkapasitas 512 byte, yang berarti 4096 x 512 x 512 = 1 gigabyte tempat menyimpan memori. Revisi standar selanjutnya 1.x diperbolehkan 4 bit untuk menunjukkan 1024 atau 2048 byte per blok dan menghasilkan sampai 4 gigabyte penyimpanan memori.
Host perangkat yang dirancang sebelum revisi ini tidak akurat dalam mengidentifikasi kartu tersebut karena sering terjadi salah identifikasi dimana kartu teridentifikasi dengan kapasitas yang lebih rendah dengan asumsi 512 byte per blok bukan 1024 atau 2048. Semua kartu microSD dengan kapasitas yang lebih besar dari 4GB harus menggunakan implementasi 2.0. dua bit dilindungi dan tetap pada 0 untuk mengidentifikasi jenis kartu. Nol (0) adalah kapasitas standar , 1 adalah kapasitas tinggi (SDHC) dan yang diperluas (SDXC). Host device untuk perangkat lama tidak bisa mengidentifikasi perbedaan ini sehingga tidak bisa dengan benar mengidentifikasi kartu SDHC atau SDXC meskipun dalam standar revisi. Semua card reader SDHC dapat menggunakan SD Card standar dan semua CardReader SDXC dapat menggunakan SD Card dan SDHC. [1]

Sumber diantara nya dari : WIKIPEDIA

Manfaatkan waktu yang tersisa ini untuk membuatmu menjadi orang seperti yang kau cari


TULANG RUSUK



Alkisah di suatu tempat nun jauh disana tinggallah seorang pemuda sederhana…
… Bertahun – tahun dia berdoa kepada Tuhan agar di berikan seorang pasangan hidup, seseorang yang mampu menjadi pendamping menjalani fase-fase lanjut dari perjalanan hidup.
Dia tidak hanya meminta seorang pendamping, tetapi bahkan menjelaskan pula pasangan seperti apa yang dia inginkan. dia ingin seseorang yang baik, lemah lembut, pemaaf, penuh cinta, jujur, penuh damai, baik hati, penuh pengertian, menyenangkan, hangat, cerdas, humoris dan dapat dipercaya.
Suatu malam di keheningan seperti biasa ia berdoa kepada Tuhan agar di berikan pendamping hidup.. tiba-tiba terbesit  dihatinya seakan – akan Tuhan berkata “hambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan”. dia bertanya, Kenapa ya RABBI?” Tuhan menjawab, “karena Aku adalah Tuhan Maha Adil dan Maha Bijaksana dan semua yang Aku lakukan adalah adil dan bijaksana..
dia bertanya, “ya RABBI, aku tidak mengerti mengapa aku tidak bisa mendapatkan apa yang aku minta dariMu.” Tuhan menjawab, “akan Aku jelaskan………….., adalah tidak adil dan bijaksana bagiKu untuk mengabulkan permintaanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan dirimu sendiri.”
“Adalah tidak adil bagiKu untuk memberikan seseorang yang penuh cinta kepadamu sementara di hatimu masih penuh dengan kebencian, seseorang yang baik hati sementara di hatimu masih penuh dengan kesombongan, seseorang yang pemaaf  sementara di hatimu masih suka menyimpan dendam, seseorang yang sensitive sementara engkau tidak begitu peka, seseorang yang jujur sementara engkau sering berdusta……daripada menghabiskan waktu untuk mencoba mencari seseorang atau berharap Aku akan memberikan seseorang dengan segala kualitas yang kamu cari, lebih baik engkau mengijinkan Aku memanfaatkan waktu yang tersisa ini untuk membuatmu menjadi orang seperti yang kau cari  karena Aku tidak dapat memberikan kepadamu yang bukan dirimu…. dan apabila nanti engkau telah mampu menumbuhkan rasa Cinta dan Kasih Sayang, Rasa Maaf, Perhatian, Kejujuran, Ketulusan, Kelembutan, Kepekaan dan Tanggung Jawab di dalam dirimu maka…  suatu hari  nanti Aku dengan Bijaksana mengembalikan kembali “Tulang Rusuk” itu ke dalam dirimu..”.
————————————————————————————————————————-
Hikmah : Allah Maha Mengetahui segala keinginan kita dan selalu memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita di masa lalu, saat ini dan di masa yang akan datang. Insya Allah …

Taken  from :  Fachri's Blog




















Thursday, September 3, 2015

-SHAPE OF MY HEART-

 

Jangan Menangis Saat Hatimu Patah Atau Hancur


Vemale.com – Sakit hati, perih rasanya. Tidak ada seorang pun yang bisa menghindari kondisi ini. Rasa kecewa, marah, dikhianati dan sebagainya.. bisa membuat hati terasa remuk berkeping-keping. Di saat seperti ini, Anda mungkin menangis. Boleh saja, tetapi berbahagialah setelah itu.
***


Di sebuah desa kecil, hidup seorang pemuda yang selalu membanggakan hatinya. Di masa itu, semua orang bisa melihat hati orang lain. Sang pemuda menjaga hatinya dengan sangat baik, tidak ada cacat sedikitpun pada hatinya. Itu membuatnya bangga dan sedikit sombong.
Pada suatu hari, sang pemuda bertemu dengan seorang kakek penebang pohon. Karena sang kakek hanya memakai celana saat sedang menebang pohon, sang pemuda bisa melihat hati sang kakek. Itu adalah hati paling jelek yang pernah dilihat sang pemuda. Hati kakek itu penuh dengan bekas cuilan, tambalan dari hati lain, lebam, tidak ada bagiannya yang mulus. Sang pemuda kembali sombong dan bangga.
“Hai kakek, coba lihat hatiku, jauh lebih sempurna daripada hatimu,” ujarnya sambil membuka kemeja dan memperlihatkan hatinya yang mulus tanpa cacat.
Sang kakek langsung tersenyum dan menghentikan kegiatan menebang pohon. “Kau benar, hatimu sangat bagus,” ujar sang kakek tanpa melepas senyumnya.
“Wahai kakek, seharusnya kamu menjaga hatimu seperti aku. Coba lihat hatimu, apa saja yang telah kamu lakukan?” lanjut sang pemuda.
Sang kakek tersenyum, “Kamu boleh saja bangga dengan hatimu yang mulus, tetapi aku lebih bangga pada hatiku yang seperti ini,”
Si pemuda sombong langsung merasa heran.
“Anak muda, apa kamu pernah jatuh cinta?” tanya sang kakek.
Sang pemuda menggeleng.
“Ah ya.. sudah aku duga,” ujar sang kakek. “Hatiku patah pertama kali saat aku mencintai seorang gadis dari desa sebelah, saat usiaku tidak jauh dari usiamu. Tapi dia dipaksa menikah dengan pria lain, dan waktu itu hatiku patah menjadi dua, tetapi dia sembuh walaupun meninggalkan bekas. Tapi aku justru bersyukur karenanya,”
Sang pemuda hanya diam mendengarkan.
“Kemudian aku sadar, bahwa aku pernah merasakan jatuh cinta, walaupun hatiku remuk, daripada tidak pernah jatuh cinta sama sekali.” Ujar sang kakek mengenang cerita hidupnya. “Sejak saat itu, aku selalu membagi hatiku untuk orang lain, begitu juga orang lain, mereka tulus mencintaiku dan membagi hatinya untuk menambal hatiku yang berlubang. Begitulah hidup. Saling mengambil hati, saling memberi hati, ada saat hati terluka, ada saat hati sembuh dari luka dan meninggalkan bekas berupa syukur. Bukankah patah hati akan membuatmu lebih menghargai cinta dan pengorbanan?”
Sang pemuda langsung menyadari kekeliruannya. Dia terlalu menjaga hatinya sangat mulus sehingga tidak pernah merasakan mencintai, dicintai bahkan terluka. Bukankah hidup selalu diisi dengan hal-hal seperti itu? Saat seseorang terluka, dia akan menyadari indahnya dicintai. Saat seseorang patah hati, dia akan berusaha menemukan kembali kepingan hidupnya yang pernah hilang dan bersyukur saat menemukan kepingan itu.
***

Tidak perlu takut akan patah hati, atau hati yang hancur berkeping-keping. Hati adalah organ terkuat, dia pasti bisa kembali berdetak dan membuat hidup Anda bahagia dan dipenuhi rasa syukur :)


Sumber: Vemale.com &  Fachri's Blog

Tuesday, July 21, 2015

Wahai Muslimah, Perbanyaklah Zikir kepada Allah

Dari Yusairah RA – Salah seorang perempuan dari kaum Muhajirin berkata: Rasulullah SAW bersabda kepada kami, “Hendaklah kalian membaca tasbih, tahlil, taqdis dan hitunglah dengan jarimu. Sesungguhnya jari-jari itu akan ditanya dan berbicara. Dan janganlah kalian lalai (dari zikir) sehingga melupakan rahmat.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Lewat sabda Rasulullah Saw mengingatkan para muslimah untuk senantiasa berzikir kepada Allah. Kapan pun itu waktunya. Baik saat suci ataupun haid, tetap semangat berzikir kepada Allah. Sebab zikir akan mendatangkan rahmat-Nya. Bila sudah mendapatkan kasih sayang-Nya tak ada hidup yang tak bahagia, kecuali orang-orang yang tak menginginkan akhirat.

Banyak wanita, ketika haidnya datang, ia merasa menyesal. Alasannya sederhana, karena tak bisa ibadah kepada Allah. Bila datang problem, baginya tak bisa shalat. Pemahaman ini adalah pemahaman yang keliru. Ibadah bukan hanya shalat dan puasa saja. Cukup banyak ibadah yang bisa dilakukan, meski sedang haid.

Apa sebenarnya definisi ibadah? Ibadah adalah perbuatan yang mendekatkan diri kepada Allah Swt. Karena itu, ibadah terbagi kepada dua. Ibadah mahdhah dan ibadah muamalah. Ibadah mahdhah adalah ibadah yang bersifat ta’abbudi, ibadah yang hubungannya langsung kepada Allah Swt, seperti shalat, puasa, haji, zikir dan lain-lain. Sedangkan ibadah muamalah adalah ibadah yang hubungannya dengan sesama manusia, seperti silaturrahmi, bersedekah dan lain-lain.

Dari definisi ibadah tersebut, mestinya wanita muslimah yang haid tak perlu galau. Untuk ibadah kepada Allah masih bisa dilakukan dengan zikir. Di dalam hadis ini dijelaskan bahwa wanita tak boleh lepas hari yang dilaluinya dengan zikir tasbih, tahlil dan taqdis. Malah, lebih baik menghitungnya dengan jari. Karena kelak di akhirat, jari ini akan ditanya pertanggungjawabannya. Maka ia bisa menjawab, bahwa ia digunakan lebih banyak untuk berzikir kepada Allah Swt.

Ada juga hadis Rasulullah Saw yang lain untuk para muslimah yang mengandung makna yang sama, yaitu berzikir kepada Allah. Nabi Saw bersabda,

“Wahai kaum perempuan, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar, karena sesungguhnya aku melihat kebanyakan kalian itu penghuni neraka.”

Lalu salah seorang wanita dengan penuh sopan bertanya, ‘wahai Rasulullah, kenapa kaum kami yang banyak penghuni neraka?’ Beliau bersabda, “Kalian banyak melaknat dan mengingkari (jasa)suami, dan aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agama yang lebih banyak menurut orang berakal daripada kalian.”

Wanita tersebut kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan kurang akal dan agama?” Beliau bersabda, “Yang dimaksud dengan kurang akal adalah persaksian dua perempuan sebanding dengan persaksian satu laki-laki. Inilah kekurangan akal. Dan perempuan tidak shalat selama beberapa malam dan juga tidak boleh berpuasa Ramadhan. Inilah yang dimaksud dengan kekurangan agama.”
(HR. Ibnu Majah dan Abu Daud)

Imam al-Ghazali mengajarkan ada tujuh dzikir harian yang bisa dilakukan muslimah, baik saat suci maupun haid.
  1. Pada hari Jumat, perbanyaklah membaca Ya Allah. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  2. Pada hari Sabtu, perbanyaklah membaca Laa Ilaaha Illallah. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  3. Pada hari Minggu, perbanyaklah membaca Ya Hayyu Ya Qayyum. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  4. Pada hari Senin, perbanyaklah membaca Laa Haula Walaa Quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhiim. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  5. Pada hari Selasa, perbanyaklah membaca Shallahu ‘ala Muhammad. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  6. Pada hari Rabu, perbanyaklah membaca astaghfirullahal ‘azhiim. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.
  7. Pada hari Kamis, perbanyaklah membaca Subhanallahil ‘azhiimi wabihamdih. Jika mampu, bacalah sebanyak 1000 kali. Jika tidak mampu, bacalah seberapa sanggup.

Karena itu, wahai para muslimah, perbanyaklah zikir kepada Allah Swt. Sebab, tak ada yang dapat membantu dan menolong kita, kecuali Allah. Jangan pernah merasa ketika haid, kedekatan kepada Allah semakin berkurang. Justru, di saat haid kedekatan kepada Allah tetap terus terjaga. Malah, kesempatan mendulang pahala pun sangat terbuka lebar.

Bila selama ini wanita muslimah sudah biasa melakukan ibadah shalat sunnah, namun lantaran haid tidak bisa melakukannya. Maka Allah, tetap memberikan pahala. Kaidah fikih menyatakan,

“Seseorang yang tidak dapat melaksanakan ibadah karena suatu halangan, padahal ia berniat untuk melakukannya jika tiada halangan, maka ia mendapatkan pahala.”

Diperkuat lagi dengan penuturan Aisyah, istri Rasulullah SAW. ‘Aisyah berkata, “Nabi Saw datang menemuiku. Ketika itu, aku sedang menangis. Rasulullah Saw bertanya, “Ada apa denganmu? Aku menjawab, “Aku sedang tidak boleh shalat.” Beliau berkata, “Itu tidak menjadi soal bagimu. Kamu sama dengan anak-anak perempuan Adam lainnya. Allah telah menakdirkan atasmu seperti Dia takdirkan atas mereka. Karena itu tetaplah kamu dalam ibadah hajimu. Barangkali Allah ingin memberimu rezeki dua pahala.” Aisyah berkata, “Akhirnya aku terus melaksanakan ibadah hajiku hingga kami berangkat dari Mina. Kemudian kami singgah di Muhashshab. Lalu Rasulullah Saw memanggil Abdurrahman. Beliau berkata, “Pergilah kamu bersama saudara perempuan itu ke Haram, kemudian berihramlah untuk umrah!” (HR. Bukhari dan Muslim)

Oleh : Rahmat Hidayat Nasution 
 
 
Dikutip dari :  http://pelita-ilahi.blogspot.com
-RN-

Cara Cerdas '' Lepas dari setiap Kesulitan '' menurut Islam - 2 (Habis)


Kehidupan di dunia selain menawarkan kebahagiaan, dia juga mampu memaksa kita untuk menelan pil pahit kehidupan. Setiap ujian yang Dia berikan harus kita sikapi dengan cerdas dengan menggunakan “tools” yang berguna di dalam membantu kita menemukan jalan keluar dari setiap problematika kehidupan ini. Alat-alat yang dimaksud adalah :

Doa

Dan Tuhanmu berfirman: " Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (QS Al Mukmin : 60)


Doa itu intinya ibadah, doa juga merupakan senjatanya kaum mukminin, oleh karena itu perbanyaklah berdoa kepada-Nya dalam setiap keadaan, terlebih lagi di kala kita sedang menghadapi banyak masalah. Sebab, kepada siapa lagi kita berharap dan menggantungkan diri kalau bukan kepada Allah SWT, Dzat Yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu, Dialah Allahus shamad, Janganlah sekali-kali kita menggantungkan harapan kepada manusia, karena pasti akan berakhir dengan kekecewaan. Berdoalah di saat hujan rintik-rintik turun, atau berdoalah di antara adzan dan iqamah, atau di sepertiga malam terakhir, atau pada saat sujud di akhir shalat, atau di saat berbuka puasa, karena di saat-saat itulah merupakan saat yang mustajabah. Berdoalah dengan menyertakan hati yang tertuju kepada-Nya disertai ketundukan dan kepasrahan, jadikan diri kita selemah-lemahnya makhluk di hadapan Allah SWT.

Tawashul

Carilah jalan atau perantara yang dapat menyebabkan kita memperoleh keberkahan hidup, seperti dengan jalan sadaqah jariyah, tidak ada seorang pun ahli sadaqah mengalami kebangkrutan, melainkan dia akan memperoleh keberkahan dan bertambahnya harta. Sadaqah mampu memperpanjang umur dan juga mampu mencairkan hati yang keras dan gelap, dia juga mampu memberikan jalan keluar dari setiap kesulitan dan juga mampu menolak bala atau keburukan, bagi para pelakunya, atas perkenan Allah SWT.

Tawashul juga bisa dilakukan dengan memohon doa kepada para alim ulama yang dekat kepada Allah, memohonlah agar kita didoakan menjadi hamba yang saleh dan dilepaskan dari setiap kesulitan oleh beliau (ulama). Insyaallah dengan wasilah doanya kita akan memperoleh keberkahan hidup.

Mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)." Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS Yusuf : 97-98)

(Rasulullah saw. meminta di doakan oleh sahabat Umar ra.)
Dari Umar bin Alkhaththab r.a., katanya: "Saya meminta izin kepada Nabi s.a.w.untuk menunaikan umrah, lalu beliau mengizinkan dan bersabda: "Jangan melupakan kami,wahai saudaraku, untuk mendoakan kami…" Hadis shahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan Termidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.

Oleh : Ahmad Ginanto
31 Agustus 2014
Sumber Kutipan Hadist Anas ra. Hasan bin Ali Assqqaf, Mukjizat Surah-Surah Al Quran, hal : 45.
Sumber Kutipan Hadist Umar ra. Imam Nawawi, Riyyadus shalihin jilid 1, 44 : 204. 
 
 
Dikutip dari :   http://pelita-ilahi.blogspot.com
-RN-

Cara Cerdas '' Lepas dari setiap Kesulitan '' menurut Islam - 1


Kehidupan di dunia selain menawarkan kebahagiaan, dia juga mampu memaksa kita untuk menelan pil pahit kehidupan. Manis pahitnya kehidupan ini akan terus bergulir di sepanjang kehidupan kita, roda berputar, ada masanya kita mengalami masa-masa bahagia sampai kita lupa bahwa kebahagiaan itu hanyalah sementara. Ada pula masanya kita mengalami kepahitan hidup yang menyebabkan kehidupan ini terasa begitu lama. Islam memandang keduanya,kebahagiaan dan kesedihan, sebagai suatu bentuk ujian yang diberikan Allah SWT kepada setiap hambanya. Setiap ujian yang Dia berikan harus kita sikapi dengan cerdas dengan menggunakan “tools” yang berguna di dalam membantu kita menemukan jalan keluar dari setiap problematika kehidupan ini. Alat-alat yang dimaksud adalah :

Al Quranul Karim

Al quran menawarkan berbagai ayat yang mampu membantu kita terlepas dari setiap masalah kehidupan di dunia, maka bacalah dia setiap hari-hari kita. Sebagai contoh, jika kita mempunyai hutang yang besar, bacalah ayat 26 Surat Ali Imran, sebagaimana hadist berikut ini,

Dari Sayyidina Anas ibnu Malik, Rasulullah saw. Bersabda kepada Muadz,”Maukah kamu aku ajarkan satu doa, yang andaikan kamu mempunyai tanggungan hutang sebesar Gunung Uhud pasti Allah membayarnya untukmu! Bacalah Muadz, Allahuma malikal mulki….dst.(HR Ath-Thabrani)

Asmaullah Al Husna

Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (QS Al-A’raaf :180)


Asmaullah Al Husna (Nama-nama Allah Yang Terbaik) itu di dalamnya terdapat ismullah al ‘adzhom, yang dengannya setiap doa akan dikabulkan. Jadikan asmaul husna ini sebagai dzikir harian, boleh semuanya dibaca atau boleh juga diambil salah satu nama saja yang kita jadikan sebagai dzikir harian, misalnya bagi orang yang sedang menderita penyakit berat, atau sedang berduka, atau sedang mengalami masa-masa sulit maka perbanyaklah dzikir dengan mengucapkan Ya Lathif (Yang Maha Halus), jika ingin dilapangkan rezekinya oleh Allah maka perbanyaklah membaca Ya Karim (Yang Maha Mulia) atau Ya Wahhab (Yang Maha Pemberi Karunia).

Shalat

Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah shalat dan sabar sebagai penolongmu,sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. ( QS Al Baqarah : 153)

Shalat merupakan alat manusia untuk bermikraj kepada Allah, dengan shalat yang khusyuk setiap masalah yang kita hadapi akan diberikan jalan keluarnya. Dalam sebuah hadist dinyatakan bahwa Rasulullah saw. selalu melakukan shalat jika menghadapi masalah berat. Lakukanlah shalat tahajjud di sepertiga malam terakhir. Perbanyaklah berdoa pada saat sujud, karena sujud merupakan jarak terdekat antara seorang hamba dengan Allah SWT. Atau guru saya menganjurkan agar kita memperbanyak membaca wardzuqni pada saat duduk iftirasy agar Allah melapangkan rezeki kita.

Shalawat

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi, Hai orang-orang yang beriman , bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS Al Ahzab : 56)

Ulama mengatakan perbanyaklah bershalawat kepada Rasulullah karena dengannya kita akan memperoleh syafaat Rasulullah di hari pembalasan, dia juga menenteramkan hati yang gelisah serta mempermudah segala urusan.
(Bersambung)

Oleh : Ahmad Ginanto
31 Agustus 2014
Sumber Kutipan Hadist Anas ra. Hasan bin Ali Assqqaf, Mukjizat Surah-Surah Al Quran, hal : 45.
Sumber Kutipan Hadist Umar ra. Imam Nawawi, Riyyadus shalihin jilid 1, 44 : 204. 
 
 
Dikutip dari :  http://pelita-ilahi.blogspot.com 
-RN-

Thursday, July 16, 2015

PENENTUAN 1 SYAWAL 1436 H

PENENTUAN 1 SYAWAL 1436 H
Inilah Data Hasil Hisab Lajnah Falakiyah PBNU

Jakarta, NU Online
Berdasarkan ajaran Rasulullah SAW, ijtima’ para ulama, Komisi Fatwa MUI, dan ormas Islam se-Indonesia tahun 2003 silam, Nahdlatul Ulama (NU) konsisten dengan metode rukyatul hilal dalam menentukan 1 Syawal atau awal bulan hijriah. Tetapi, rukyatul hilal dilakukan oleh NU, setelah melalui mekanisme hisab.

Ketua Lajnah Falakiyah PBNU, KH A Ghozali Masroeri menyatakan, berdasarkan data hisab Lajnah Falakiyah PBNU, posisi hilal pada tanggal 29 Ramadhan 1436 H yang bertepatan dengan 16 Juli 2015 berada pada ketinggian 03 derajat 01 menit 58,9 detik, jarak busur 05 derajat 43 menit 58 detik, dan umur hilal 09 jam 26 menit 47,5 detik.

“Apabila dalam rukyat nanti hilal dapat dilihat, maka PBNU akan mengikhbarkan 1 Syawal bertepatan dengan tanggal 17 Juli 2015,” ujar Kiai Ghozali dalam konferensi pers, Kamis (2/7) di lantai 5 Gedung PBNU Kramat Raya Jakarta.

Tetapi apabila hilal tidak terlihat, lanjutnya, maka PBNU akan meng-istikmal-kan (menyempurnakan) puasa Ramadhan manjadi 30 hari.

Kiai Ghozali Masroeri menjelaskan, bahwa NU bukannya tanpa metode hisab. Sejak resmi berdiri tahun 1926, NU telah menggunakan metode hisab. Di madrasah dan pesantren, kitab-kitab yang ada itu mengkaji ilmu hisab. Pesantren banyak menghasilkan ahli-ahli hisab baru, bahkan ada yang mencapai tingkat mahir.

“Lebih dari itu, sudah ada yang mampu menciptakan metode hisab kontemporer. Namun, NU memandang bahwa hisab bersifat prediktif. Kesahihannya (ketepatannya) harus diuji dengan metode rukyatul hilal bilfi’li, yakni observasi hilal di lapangan,” tegasnya di hadapan puluhan wartawan dari berbagai media. (Fathoni)


Sumber : NU Online
 http://www.nu.or.id


-RN-

Inilah Shalat Tarawih Tercepat di Dunia

Inilah Shalat Tarawih Tercepat di Dunia
Sumber: NU Online
Senin, 22/06/2015 19:07



Blitar, NU Online
Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Blitar, menyelenggarakan sembahyang Tarawih berjamaah. Kegiatan ibadah sebanyak 20 rekaat plus shalat sunah witir 3 rekaat ini, dikerjakan dalam waktu 15 menit.

Durasi yang singkat ini menarik perhatian anak muda di sekitar pesantren untuk mengikuti shalat sunah pada malam puasa itu. Jumlah jamaahnya sangat fantastis, lebih dari 5000 orang, baik tua maupun muda setiap malamnya.

Dari jumlah itu hampir 75 persennya adalah muda dan mudi. Mereka datang dari wilayah Kediri,Blitar, dan Tulungagung.

Pelaksanaan shalat Tarawih secara kilat itu sudah berlangsung secara turun-temurun dari generasi ke generasi, yakni mulai pesantren tersebut didirikan oleh KH Abdul Ghofur sekitar 160 tahun lalu.

“Saya ini hanya mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh para sesepuh. Kami tidak berani mengubahnya,” kata KH Diya’uddin Az-Zamzami, salah seorang pengasuh pesantren Mambaul Hikam kepada NU Online pada suatu kesempatan.

Menurut Gus Diya’ yang juga anggota Jamiyah Ahlith thoriqoh Al-Mu’tabaroh Annahdliyah ( Jatman) itu, shalat secepat itu bisa dilakukan karena sang imam Tarawih hanya mengerjakan doa yang wajib-wajib misalnya niat, takbirotul ihram, baca Fatihah plus ayat pendek Al-Qur’an hingga salam.

“Doa ruku’, kita singkat cukup ‘Subhanallah. Lainnya hanya Allah-Allah saja.Tahiyat akhir juga hanya sampai bacaan shalawat untuk nabi Muhammad kemudian salam,” tandas Gus Diya’ yang juga salah seorang Mursyid Thoriqoh Naqshobandiyah Kholidiyah.

Sementara Wakil Sekretaris PP LDNU H Syaifullah Amin mengatakan, di sini terjadi perbedaan keberkahan waktu. Artinya cepat atau lambat tidak mengurangi kekhusyu’an orang yang ibadah.

“Sebagian orang memang diberikan kelebihan oleh Allah dalam melipat waktu,” kata H Amin. (Imam Kusnin Ahmad/Alhafiz K)



Sumber : NU Online
 http://www.nu.or.id

RN, 16-Juli-2015 Kamis (inshaallah besok jumat / sabtu Idul Fitri) Tunggu sidang Itsbat dari Pemerintah ya..

Tarawih Cepat? Mengapa Tidak! Ini Panduannya

Tarawih Cepat? Mengapa Tidak! Ini Panduannya
sumber : NU Online
http://www.nu.or.id/


Di bulan Ramadhan, selalu saja diwarnai dengan pandangan 'negatif' terhadap pelaksanaan shalat tarawih yang dilakukan dengan cepat. Padahal shalat cepat bisa saja dilakukan bila memahami aturan yang dijelaskan ulama madzhab. Dahulu, para ulama pun shalat ratusan, bahkan ribuan raka'at hanya dalam satu malam.

Selama syarat dan rukun shalat terpenuhi dengan baik, maka shalat apapun hukumnya sah secara fiqh, baik shalat cepat maupun lambat. Adapun soal diterima atau tidak oleh Allah SWT, itu hak prerogratif Allah untuk menerima atau sebaliknya.

Memang, seringkali shalat cepat mengabaikan salah satu rukun daripada shalat. Namun, pada dasarnya pengabaian terhadap bagian dari rukun shalat itu bukan disebabkan cepat atau lambatnya shalat, tetapi kebanyakan karena kurang memahami terhadap rukun (fardlu) shalat.

Shalat cepat, mengapa tidak! Di dalam shalat, rukun (fardlu) yang bersifat qauliyah, antara lain takbiratul ihram, surah al-Fatihah, tasyahud dan shalawat dalam tasyahud, serta salam. Adapun bacaan lainnya termasuk daripada sunnah-sunnah shalat yang tidak akan menyebabkan shalat tidak sah atau batal bila meninggalkannya.

Ada beberapa tips secara fiqih sebagai aturan dalam melaksanakan shalat dengan cepat.

1. Niat dan Takbir

Takbiratul Ihram dilakukan bersamaan dengan niat di dalam hati. Keduanya merupakan bagian daripada rukun shalat. Lafadz takbiratul Ihram adalah Allahu Akbar (الله أكبر) atau Allahul Akbar (الله الأكبر). Dua lafadz takbir ini diperbolehkan, kecuali oleh Imam Malik, sehingga ulama menyarankan agar hanya menggunakan lafadz "Allahu Akbar", untuk menghindari khilaf ulama.

Niat di dalam hati. Adapun melafadzkan niat dihukumi sunnah agar lisan bisa membantu hati dalam menghadirkan niat. Niat shalat wajib hanya perlu memenuhi 3 unsur, yaitu: (1). Qashdul fi'il (menyengaja suatu perbuatan) seperti lafadh Ushalli (sengaja aku shalat...); (2). Ta'yin (menentukan jenis shalat), seperti Dhuhur, 'Asar, dan lain-lain; dan (3) Fardliyyah (menyatakan kefardluannya), seperti lafadz 'Fardlan'.

Sedangkan shalat sunnah (kecuali sunnah muthlaq) hanya perlu memenuhi 2 unsur, yaitu Qashdul Fi'li dan Ta'yin. Misalnya shalat tarawih, maka niatnya cukup dengan lafadh "sengaja aku shalat tarawih" atau "sengaja aku shalat qiyam ramadlan", sudah mencukupi.

Setelah takbir disunnahkan membaca do'a Iftitah, dan ini bisa ditinggalkan.

2. Membaca Surah Al-Fatihah

Membaca surah al-Fatihah hukumnya wajib, tidak bisa ditinggalkan. Dalam hadits shahih dijelaskan "لا صَلاَة إِلاَّ بِفَاتِحَة الكِتابِ (Tidak shalat kecuali dengan surah Al-Fatihah)". Dalam hal ini, diperlukan kemahiran membaca cepat dengan tetap menjaga makhrijul huruf dan tajwidnya. Bila mampu, boleh saja membaca dengan satu kali nafas atau washol seluruhnya selama tidak mengubah makna.

Membaca surah al-Qur'an setelah al-Fatihah, hukumnya sunnah. Bila ditinggalkan maka tidak disunnahkan sujud sahwi. Oleh karena, Imam hendaknya tetap membaca surah walaupun pendek, bahkan walaupun satu ayat.

Sedangkan bagi makmum, sering kali tidak memiliki cukup waktu membaca surah Al-Fatihah bila menunggu imam selesai. Oleh karena itu, makmum hendaknya bisa memperkirakan lama bacaan surah Imam atau membaca al-Fatihah bersamaan dengan Imam, atau pada pertengahan bacaan Al-Fatihah imam lalu disambung kembali saat selesai mengucapkan amin.

Dalam membaca surah al-Fatihah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

a. Ulama Syafi'i dan ulama lainnya memperbolehkan membaca surah Al-Fatihah dalam shalat dengan salah satu qira'ah sab'ah, dan tidak membolehkan qira'ah syaddah. Namun apabila membaca dengan qira'ah syaddah tanpa terjadi perubahan pada maknanya, tidak ada tambahan atau pengurangan huruf maka shalatnya tetap sah.

b. Wajib membaca surah Al-Fatihah dengan keseluruhan huruf-hurufnya dan tasydid-tasydinya yang berjumlah 14 tasydid.

c. Apabila membaca dengan Lahn (irama/langgam) yang mengubah makna maka tidak sah bacaan dan shalatnya bila disengaja. Bila tidak sengaja maka wajib diulang bacaannya.

3. Ruku', I'tidal, Sujud dan Duduk Diantara Dua Sujud

Yang terpenting dari rukun-rukun shalat diatas adalah thuma'ninah. Thuma'niah adalah berhenti sejenak setelah bergerak, lamanya sekadar membaca tasbih (Subhanallah). Kira-kira 1 detik atau tidak sampai 1 detik.

Bacaan dalam ruku', i'tidal, sujud dan duduk diantara dua sujud hukumnya sunnah, sehingga bisa ditinggalkan. Namun shalat cepat, bacaan tersebut  sangat mencukupi untuk membacanya sehingga sebaiknya tidak ditinggalkan.

4. Tasyahud 

Tasyahud akhir hukumnya wajib, sehingga tidak boleh ditinggalkan. Sedangkan tasyahhud awal bagi shalat yang lebih dari 2 raka'at hukumnya sunnah,  sehingga bisa saja ditinggalkan, tetapi disunnahkan sujud sahwi, baik ditinggalkan karena lupa maupun sengaja. Tasyahhud dibaca secara sir (lirih) berdasarkan ijma' kaum muslimin.

Shalat tarawih dikerjakan dengan 2 raka'at satu kali salam, artinya hanya ada tasyahhud akhir.

Bacaan Tasyahhud

Ada beberapa bacaan tasyahhud sebagaimana dalam riwayat-riwayat hadits. Diantaranya :

a. Riwayat Ibnu Mas'ud : التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ، وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباتُ، السَّلامُ عَلَيْكَ أيُّهَا النَّبيُّ ورحمة الله وبركاته، السلام علينا وعلى عباد چلله الصالحين، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

b. Riwayat Ibnu 'Abbas : التَّحِيَّاتُ المُبارَكاتُ، الصَّلَواتُ الطَّيِّباتُ لِلَّهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ أيُّهَا النَّبيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه، وأن مُحَمَّداً رَسُولُ اللَّهِ

c. Riwayat Abu Musa al-Asy'ari : التَّحِيَّاتُ الطَّيِّباتُ الصَّلَوَاتُ لِلَّهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ أيُّهَا النبي ورحمة الله وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه وأنَّ محَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

d. Riwayat lainnya : التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباتُ، السَّلامُ عَلَيْكَ أيُّهَا النَّبيُّ وَرَحْمَةُ الله وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّهُ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه

e. التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ، الزَّاكِياتُ لِلَّهِ، الطَّيِّباتُ الصَّلَوَاتُ لِلَّهِ، السَّلامُ عَلَيْكَ أيُّهَا النَّبيُّ وَرَحْمَةُ الله وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه وحدَه لا شريكَ له، وأشهدُ أنَّ محمدا عَبْدُهُ ورَسُولُهُ

f. التَّحِيَّاتُ الطَّيِّباتُ الصَّلَوَاتُ الزَّاكِياتُ لِلَّهِ، أشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه وأن محمدا عبده ورسوله، السلام عليك أيها النبي ورحمة الله وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ

g. التَّحِيَّاتُ الصَّلَوَاتُ الطَيِّباتُ الزَّاكِياتُ لِلَّهِ، أشْهَدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه وحدَه لا شريك له، وأن محمدا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، السَّلامُ عليك أيها النبي ورحمة الله وبركاته، السلام علينا وعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ

h. بسم اللَّهِ، التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ، الصَّلَوَاتُ لِلَّهِ، الزَّاكِيات لِلَّهِ، السَّلامُ على النَّبِيّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكاتُهُ، السَّلامُ عَلَيْنا وَعلى عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، شَهِدْتُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ اللَّهُ، شَهِدْتُ أنَّ مُحَمَّداً رَسُولُ اللَّهِ

Imam Al-Baihaqi mengatakan bahwa yang tsabit dari Rasulullah Saw ada tiga hadits: hadits Ibnu Ma'sud, Ibnu 'Abbas dan Abu Musa al-Asy'ari. Ulama lainnya mengatakan bahwa ketiganya shahih, dan yang paling shahih hadits Ibnu Mas'ud.

Imam al-Nawawi mengatakan, boleh memakai tasyahhud yang mana saja, sebagaimana nash Imam al-Syafi'i dan ulama lainnya. Namun, menurut Imam al-Syafi'i, yang paling utama (afdlol) adalah hadits Ibnu 'Abbas karena ada tambahan lafadh al-Mubarakatu (المُبارَكاتُ).

Bolehkah Membuang Bagian Daripada Tasyahhud?

Dalam hal ini, ada beberapa rincian, bahwa lafadz al-Mubarakatu, al-Shalawatu, al-Thayyibatu, dan al-Zakiyyatu (المباركات، والصلوات، والطيبات والزاكيات) hukumnya sunnah, bukan syarat daripada tasyahhud.

Seandainya pun membuang semuanya lalu mempersingkatnya menjadi "At-Tahiyyatu Lillahi Assalamu'alaika Ayyuhannabiyyu... dan seterusnya (التحيات للَّه السلام عليك أيُّها النبيّ ... إلى آخره), maka hukumnya boleh. Dalam hal ini, tidak ada perbedaan didalam madzhab Syafi'iyah.

Sedangkan lafadh "Assalamu'alaika Ayyuhannabiyyu .. dan seterusnya (السلام عليك أيُّها النبيُّ ... إلى آخره), wajib dibaca semuanya. Tetapi dalam dalam ini pun masih ada pengecualian yaitu pada lafadh "Wa Rahmatullah wa Barakatuh (ورحمة الله وبركاته)".

Bolehkah Membuang Lafadh "ورحمة الله وبركاته"?
Dalam hal ini, setidaknya ada tiga pendapat:

Pertama, pendapat yang paling shahih, adalah tidak boleh membuang satu pun dari lafadh tersebut.

Kedua, boleh membuang dua lafadh tersebut"ورحمة الله وبركاته".

Ketiga, boleh membuang lafadh "wa Barakatuh ( وبركاته)", tetapi tidak boleh membuang lafadh "wa Rahmatullah (رحمة الله)".

Diantara ulama Syafi'iyah, ada yang mengatakan bahwa boleh mempersingkat tasyahhud dengan semisal lafadh التحيات للَّه، سلام عليك أيّها النبيّ، سلام على عِبادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أشهدُ أنْ لا إِلهَ إِلاَّ اللَّه وأنَّ محمداً رسول الله.

Lafadh Salam dalam Tasyahhud

Lafadh salam dalam banyak riwayat menggunakan Alif Lam (AL), yaitu السلام عليك أيُّها النبيّ dan السلام علينا.., namun sebagian riwayat ada yang tidak menyertakan Ali Lam (AL) yaitu سلام.

Sebagian ulama Syafi'iyah mengatakan, keduanya (baik dengan AL atau tanpa AL) hukumnya boleh, namun yang paling utama (afdlol) adalah menggunakan Alil Lam (AL) karena riwayatnya lebih banyak dan dalam rangka kehati-hatian (ihtiyath).

Tertib dalam Membaca Tasyahhud

Tertib (urut) dalam membaca tasyahhud hukumnya sunnah, tidak wajib. Seandainya pun mendahulukan bagian satu dengan yang lain, maka diperbolehkan menurut pendapat yang shahih yang dipilih (al-shahih al-mukhtar). Tetapi ada pula pendapat yang tidak memperbolehkan.

5. Shalawat Kepada Nabi Saw

Shalawat kepada Nabi Muhammad Saw setelah tasyahhud akhir hukumnya wajib, sehingga tidak sah shalat seseorang apabila meninggalkan shalawat. Sedangkan shalawat kepada keluarga Nabi tidak wajib dalam madzhab Syafi'i, namun hukumnya sunnah menurut pendapat yang shahih serta masyhur. Sebagian ulama Syafi'i mengatakan tetap wajib.

Lafadh shalawat yang afdlol adalah

اللَّهُمَّ صَلِّ على مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيّ الأُمِّي، وَعَلى آلِ مُحَمَّدٍ وَأزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِه، كما صَلَّيْتَ على إِبْرَاهِيمَ وَعلى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبارِكْ على مُحَمَّدٍ النَّبِيّ الأُمِّيّ، وَعَلى آلِ مُحَمَّدٍ وَأزْوَاجِهِ وَذُرّيَّتِهِ، كما بارَكْتَ على إِبْرَاهِيمَ، وَعَلى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي العَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ


Diantaranya juga yang wajib adalah boleh menggunakan lafadh اللَّهمّ صلِّ على النبي atau صلى الله على محمد atau صلى الله على رسوله atau صلى الله على النبي, tetapi didalam madzhab Syafi'i ada yang tidak membolehkan lafadh tersebut kecuali lafadh Allahumma Shalli 'alaa Muhammad (اللَّهم صلِّ على محمد).

Do'a setelah tasyahhud hukum sunnah, sehingga bisa ditinggalkan.

6. Salam

Salam dalam rangka keluar dari shalat termasuk bagian daripada rukun/fardlu shalat. Bila ditinggalkan maka tidak sah shalat seseorang. Salam yang sempurna menggunakan lafadh Assalamu'alaikum wa Rahmatullah السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ ke kanan satu kali dan ke kiri satu kali.

Salam yang wajib hanya satu kali, sedangkan salam kedua hukumnya sunnah sehingga bila ditinggalkan tidak akan merusak shalat.

Lafadh Salam

Lafadh salam adalah Assalamu'alaikum (السلام عليكم). Bila mengucapkan salam dengan Salamun 'Alaikum (سلام عليكم) tidak mencukupi menurut pendapat yang lebih shahih (Ashoh), tetapi menurut pendapat yang Ashoh, boleh seandainya mengucapkan salam dengan lafadh 'Alaikumussalam (عليكم السَّلام).

Demikian beberapa hal terkait dengan mempersingkat shalat, namun tetap menjaga aturan-aturan yang sudah diterangkan oleh para ulama. Semoga bermanfaat.





Abdurrohim, Alumni Pondok Pesantren Manba'us Salam al-Islami Bangkalan Madura.
 sumber : NU Online
 http://www.nu.or.id/

Notes:
Semoga bisa menjadi bertambah ilmunya dgn keterangan seperti tsb diatas.
RN-Puasa dihari terakhir di bulan Ramadhan, 16-Juli-2015 Kamis.







Wednesday, June 24, 2015

3 Waktu Utama Dikabulkannya Doa di Bulan Ramadhan

3 Waktu Utama Dikabulkannya Doa di Bulan Ramadhan 


Tahukan Anda, ada waktu-waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan? Pada waktu-waktu itulah doa-doa mudah dikabulkan.
Bulan Ramadan sudah di depan mata. Semua muslim pasti menyambut gembira.
Sebab, di bulan Puasa itu, sangat istimewa. Selain nilai ibadah dilipatgandakan, doa-doa yang dilambungkan pun mudah diterima.
Namun tahukan Anda, ada waktu-waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan? Pada waktu-waktu itulah doa-doa mudah dikabulkan.
Menurut para ulama, ada beberapa waktu waktu utama terkabulnya doa di bulan Ramadan. Yaitu pada waktu sahur, saat berpuasa, dan saat berbuka.
Mengapa demikian? Baca selengkapnya

 


1. Waktu sahur

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758). Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).

2. Saat berpuasa

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad 2: 305. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih dengan berbagai jalan dan penguatnya)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Disunnahkan orang yang berpuasa untuk memperbanyak do’a demi urusan akhirat dan dunianya, juga ia boleh berdo’a untuk hajat yang ia inginkan, begitu pula jangan lupakan do’a kebaikan untuk kaum muslimin secara umum.” (Al-Majmu’, 6: 273)

3. Ketika berbuka puasa

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Ada tiga orang yang do’anya tidak ditolak : (1) Pemimpin yang adil, (2) Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, (3) Do’a orang yang terzalimi.” (HR. Tirmidzi no. 2526, 3598 dan Ibnu Majah no. 1752. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan). Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7: 278) disebutkan bahwa kenapa do’a mudah dikabulkan ketika berbuka puasa yaitu karena saat itu, orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.


copy write from :  dream.co.id   &   aditianovit.com
Hari ke-7 Puasa di Bulan Ramadhan, 24-Juni-2015, Rabu.

Friday, June 19, 2015

Panduan Sholat Dhuha – Niat dan Bacaan Doa Sholat Dhuha

 

 

Sholat dhuha atau sholat sunah dhuha merupakan sholat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha. Waktu dhuha merupakan waktu dimana matahari telah terbit atau naik kurang lebih 7 hasta hingga terasa panas menjelang shalat dzhur. atau sekitar jam 7 sampai jam 11, tentunya setiap daerah berbeda, tergantung posisi matahari pada daerah masing-masing. Sholat dhuha sebaiknya dikerjakan pada seperempat kedua dalam sehari, atau sekitar pukul sembilan pagi. Sholat dhuha dilakukan secara sendiri atau tidak berjamaah (Munfarid)

Niat Sholat dhuha

Untuk niat sholat dhuha hampir sama dengan sholat sunah lainnya, yaitu sebagai berikut
Ushallii sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa
arti dalam bahasa Indonesia :
Aku niat shalat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah.

Tata cara sholat dhuha

Tata cara sholat dhuha hampir sama dengan sholat sunah pada umumnya,
  1. Setelah membaca niat seperti yang telah tertulis diatas kemudian membaca takbir,
  2. Membaca doa Iftitah
  3. Membaca surat al Fatihah
  4. Membaca satu surat didalam Alquran. Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam  dan rakaat kedua surat Al Lail  
  5. Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali
  6. I’tidal dan membaca bacaannya
  7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  8. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaanya
  9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  10. Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.

Jumlah rakaat sholat dhuha

Sholat dhuha dilakukan dalam satuan dua rakaat satu kali salam. Sementara itu untuk berapa jumlah maksimal sholat dhuha ada pendapat yang berbeda dari para ulama, ada yang mengatakan maksimal 8 rakaat, ada yang maksimal 12 rakaat, dan ada juga yang berbedapat tidak ada batasan.
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai perbedaan pendapat jumlah rakaat sholat dhuha silahkan simak penjelasan yang kami kutip dari konsultasi syariah di bawah ini
Pertama, jumlah rakaat maksimal adalah delapan rakaat. Pendapat ini dipilih oleh Madzhab Maliki, Syafi’i, dan Hambali. Dalil yang digunakan madzhab ini adalah hadis Umi Hani’ radhiallaahu ‘anha, bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam memasuki rumahnya ketika fathu Mekah dan Beliau shalat delapan rakaat. (HR. Bukhari, no.1176 dan Muslim, no.719).
Kedua, rakaat maksimal adalah 12 rakaat. Ini merupakan pendapat Madzhab Hanafi, salah satu riwayat dari Imam Ahmad, dan pendapat lemah dalam Madzhab Syafi’i. Pendapat ini berdalil dengan hadis Anas radhiallahu’anhu
من صلى الضحى ثنتي عشرة ركعة بنى الله له قصرا من ذهب في الجنة
“Barangsiapa yang shalat dhuha 12 rakaat, Allah buatkan baginya satu istana di surga.” Namun hadis ini termasuk hadis dhaif. Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi, Ibn Majah, dan Al-Mundziri dalam Targhib wat Tarhib. Tirmidzi mengatakan, “Hadis ini gharib (asing), tidak kami ketahui kecuali dari jalur ini.” Hadis ini didhaifkan sejumlah ahli hadis, diantaranya Al-Hafidz Ibn Hajar Al-Asqalani dalam At-Talkhis Al-Khabir (2: 20), dan Syaikh Al-Albani dalam Al-Misykah (1: 293).
Ketiga, tidak ada batasan maksimal untuk shalat dhuha. Pendapat ini yang dikuatkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Hawi. Dalam kumpulan fatwanya tersebut, Suyuthi mengatakan, “Tidak terdapat hadis yang membatasi shalat dhuha dengan rakaat tertentu, sedangkan pendapat sebagian ulama bahwasanya jumlah maksimal 12 rakaat adalah pendapat yang tidak memiliki sandaran sebagaimana yang diisyaratkan oleh Al-Hafidz Abul Fadl Ibn Hajar dan yang lainnya.”. Beliau juga membawakan perkataan Al-Hafidz Al-’Iraqi dalam Syarh Sunan Tirmidzi, “Saya tidak mengetahui seorangpun sahabat maupun tabi’in yang membatasi shalat dhuha dengan 12 rakaat. Demikian pula, saya tidak mengetahui seorangpun ulama madzhab kami (syafi’iyah) – yang membatasi jumlah rakaat dhuha – yang ada hanyalah pendapat yang disebutkan oleh Ar-Ruyani dan diikuti oleh Ar-Rafi’i dan ulama yang menukil perkataannya.”
Setelah menyebutkan pendapat sebagian ulama Syafi’iyah, As-Suyuthy menyebutkan pendapat sebagian ulama malikiyah, yaitu Imam Al-Baaji Al-Maliky dalam Syarh Al-Muwattha’ Imam Malik. Beliau mengatakan, “Shalat dhuha bukanlah termasuk shalat yang rakaatnya dibatasi dengan bilangan tertentu yang tidak boleh ditambahi atau dikurangi, namun shalat dhuha termasuk shalat sunnah yang boleh dikerjakan semampunya.” (Al-Hawi lil fataawa, 1:66).
Kesimpulan dan Tarjih
Jika dilihat dari dalil tentang shalat dhuha yang dilakukan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam jumlah rakaat maksimal yang pernah beliau lakukan adalah 12 rakaat. Hal ini ditegaskan oleh Al-’Iraqi dalam Syarh Sunan Tirmidzi dan Al-’Aini dalam Umdatul Qori Syarh Shahih Bukhari. Al-Hafidz Al ‘Aini mengatakan, “Tidak adanya dalil –yang menyebutkan jumlah rakaat shalat dhuha– lebih dari 12 rakaat, tidaklah menunjukkan terlarangnya untuk menambahinya.” (Umdatul Qori, 11:423)
Setelah membawakan perselisihan tentang batasan maksimal shalat dhuha, Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,
“Pendapat yang benar adalah tidak ada batasan maksimal untuk jumlah rakaat shalat dhuha karena:
  1. Hadis Mu’adzah yang bertanya kepada Aisyah radhiallahu’anha, “Apakah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam shalat dhuha?” Jawab Aisyah, “Ya, empat rakaat dan beliau tambahi seseuai kehendak Allah.” (HR. Muslim, no. 719). Misalnya ada orang shalat di waktu dhuha 40 rakaat maka semua ini bisa dikatakan termasuk shalat dhuha.
  2. Adapun pembatasan delapan rakaat sebagaimana disebutkan dalam hadis tentang fathu Mekah dari Umi Hani’, maka dapat dibantah dengan dua alasan: pertama, sebagian besar ulama menganggap shalatnya Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam ketika fathu Mekah bukan shalat dhuha namun shalat sunah karena telah menaklukkan negeri kafir. Dan disunnahkan bagi pemimpin perang, setelah berhasil menaklukkan negri kafir untuk shalat 8 rakaat sebagai bentuk syukur kepada Allah. Kedua, jumlah rakaat yang disebutkan dalam hadis tidaklah menunjukkan tidak disyariatkannya melakukan tambahan, karena kejadian Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam shalat delapan rakaat adalah peristiwa kasuistik –kejadian yang sifatnya kebetulan– (As-Syarhul Mumthi’ ‘alaa Zadil Mustaqni’ 2:54).

Doa sholat dhuha

Do’a Shalat Dhuha bahasa Arab :
Berikut ini merupakan bacaan doa sholat dhuha dalam bahasa arab
اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Do’a Shalat Dhuha bahasa indonesia
Sedangkan bagi yang belum bisa membaca tulisan Arab, bisa membaca tekst latin di bawah ini
Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita ‘ibadakash shalihin.

Artinya doa sholat dhuha

Di bawah ini merupakan arti dari bacaan sholat dhuha
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.
Semoga artikel mengenai panduan sholat dhuha yang dilengkapi dengan bacaan niat dan doa sholat dhuha di atas bisa bermanfaat bagi. Rajinlah sholat dhuha setiap pagi. Semoga selalu berlimpah pahala dari Allah SWT, mendapatkan rezki halal dan baik bagi dunia dan akhirat. Aamiin.



Copyright  from:  http://ceritaislami.net/
Hari ke-2 Puasa di bulan Ramadhan 19-Juni-2015 (Jum'at).

Pengertian Shalat Sunnah # Waktu shalat sunnah & Waktu dilarang sholat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Alhamdulillah,
Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta alam yang masih mengizinkan kita untuk bernafas
dalam iman dan islam dengan sehat tanpa satu kekurangan apapun.

Sholawat serta salam kita tujukan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW 
yang sangat kita harapkan memberi kita syafaat di hari akhir nanti… Aamiin.

# Pengertian Shalat Sunnah
Pada artikel islami ini akan di bahas mengenai pengertian Shalat sunnah, jenis sholat sunah, waktu melaksanakan shalat sunah dan waktu yang haram untuk mengerjakan sholat.

Shalat sunnah atau yang disebut juga dengan shalat nawafil merupakan sholat yang dianjurkan untuk dikerjakan, namun hukumnya tidak wajib.
Jadi apabila seseorang mengerjakan sholat sunah maka ia akan mendapatan pahala,
jika tidak dikerjakan pun ia juga tidak mendapatkan dosa,
namun sangat sayang jika tidak dikerjakan karena kita tidak mendapatkan pahala.
Berdasarkan hukumnya, sholat sunah ada dua macam yaitu sholat sunah muakadah dan shalat sunah ghairu mu’akadah.

Penjelasannya sebagai berikut
Shalat sunah muakadah merupakan sholat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan (hampir mendekati sholat wajib),
yang termasuk shalat sunah muakad adalah shalat hari raya idhul fitri, sholat hari raya idhul adha, shala sunnah witir, dan shalat sunah thawaf

Shalat sunah ghairu mu’akad merupakan shalat yang dianjurkan untuk dilakukan tapi tidak mendekati wajib,
seperti shalat sunnah rawatib dan lain-lain.



#Waktu shalat sunah
Untuk waktu sholat sunah ada tiga waktu, yaitu shalat sunah yang dikerjakakan pada malam hari atau yang disebut dengan qiyamul lail
 (misalnya shalat tahajud, sholat tarawih),
Sholat sunah yang dikerjakan pada pagi hari misalnya shalat dhuha, dan sholat sunah yang bisa dikerjakan pada siang hari dan pagi hari,
contohnya shalat sunah wudlu.


# Waktu yang dilarang untuk shalat
Ada waktu-waktu tertentu dimana kita dilarang atau diharamkan untuk melakukan sholat, yaitu sebagai berikut :
– Ketika matahari terbit hingga ia naik setinggi lembing

Dari Abu Hurairah: Rasulullah SAW telah melarang shalat sesudah shalat Shubuh sehingga terbit matahari (H.R. Bukhari dan Muslim)

– Ketika matahari sedang berada tepat dipuncaknya hingga ia mulai condong (kecuali di hari Jum’at)

Rasulullah saw besabda :
Dari Abu Hurairah : Rasulullah saw. telah melarang shalat waktu tengah hari tepat, sampai tergelincir matahari terkecuali hari Jum’at

– Ketika waktu sesudah ashar hingga terbenamnya matahari

Dari Abu Hurairah: Rasulullah saw. telah melarang shalat sesudah shalat Ashar (H.R. Bukhari)
Dari Ibnu Umar berkata: “Rasulullah saw. bersabda : Apabila sinar matahari terbit maka akhirkanlah
(jangan melakukan) shalat hingga matahari tinggi.
Dan apabila sinar matahari terbenam, maka akhirkanlah shalat hingga matahari terbenam”. (HR. Bukhari)

– Ketika setelah subuh

– Ketika matahari terbenam hingga benar-benar matahari terbenam.

Itulah ulasan mengenai pengertian shalat sunnah dan waktunya, semoga artikel islami di atas bisa bermanfaat bagi kita semua. Semoga Allah senantiasa menganugrahi kita dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan Akhira, serta melindungi kita dari ilmu-ilmu yang tidak bermanfaat dan menyesatkan. Aamiin.

Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


copyright from :  http://ceritaislami.net/

Macam Shalat Sunah "Rawatib"

Shalat sunah rawatib ada beberapa macam, di bawah ini akan disebutkan macam sholat sunah rawatib lengkap dengan bacaan niatnya. :

1. Shalat sunah dua rakaat sebelum shalat shalat subuh (qobliyah)
Niat shalat qobliyah subuh :
Ushalli sunnatash subhi rak’ataini qabliyyatan lillahi Ta’aalaa
Artinya : Aku shalat sunnah sebelum subuh dua rakaat karena Allah
---------------------------------------------------------------------------------------
2. Shalat sunah dua rakaah sebelum shalat shalat dhuhur (qobliyah)
Niat shalat qobliyah dhuhur :
ushalli sunnata dzhuri rak’ataini qabliyyatan lillahi ta’aalaa
Artinya : Aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakataa karena Allah.
-----------------------------------------------------------------------------------------
3. Shalat sunah dua atau empat rakaat setelah shalat dhuhur (ba’diyah)
Niat shalat dzuhur ba’diyah untuk dua rakaat :
ushalli sunnata dzuhri rak’ataini ba’diyyatal lillaahi ta’aala
Artinya: aku niat shalat sunnah sesudah dzuhur dua rakaat karena Allah

Niat shalat dzuhur ba’diyah untuk empat rakaat :
ushalli sunnata dzuhri arba’a roka’atin ba’diyyatal lillaahi ta’aala
Artinya : aku niat shalat sunnah sesudah dzuhur empat rakaat karena Allah
----------------------------------------------------------------------------------------
4. Shalat sunah dua atau empat rakaat sebelum shalat ashar (qobliyah)
Niat shalat ashar qobliyah untuk dua rakaat :
ushalli sunnatal ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillahi ta’aalaa
Artinya: aku niat shalat sunnah sebelum ashar dua rakaat karena Allah

Niat shalat ashar qobliyah untuk yang empat rakaat :
ushalli sunnatal ‘ashri arba’a roka’atin qabliyyatan lillaahi ta’aala
Artinya: aku niat shalat sunnah sebelum ashar empat rakaat karena Allah
----------------------------------------------------------------------------------------
5. Shalat sunah dua rakaat setelah shalat magrib (ba’diyah)
Niat shalat magrib ba’diyah : Ushalli sunnatal maghribi rak’ataini ba’diyyatal lillahi ta’aalaa
Artinya : Aku niat shalat sunnah sesudah magrib dua raka’at karena Allah
----------------------------------------------------------------------------------------
6. Shalat sunah dua rakaat sebelum shalat isya’ (Qobliyah)
Niat shalat isyah qobliyah : ushalli sunnatal ‘isyaa’i rak’ataini qobliyyah lillahi ta’aalaa
Artinya : aku niat shalat sunah sebelum isya’ dua rakaat karena Allah
----------------------------------------------------------------------------------------
7. Shalat sunah dua rakaat setelah shalat isya’ (ba’diyah)
Niat shalat isya’ ba’diyah : Ushalli sunnatal ‘isyaa’i rak’ataini ba’diyyah lillahi ta’aalaa
Artinya : aku niat shalat sunah sesudah isyah dua rakaat karena Allah
-----------------------------------------------------------------------------------------
Itulah artikel islami yang mengulas mengenai sholat sunah rawatib,
niat shalat sunah qobliyah dan niat shalat sunah ba’diyah.
Semoga bisa dipahami dan bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan.
dan semoga Allah senantiasa memberi kita ilmu yang bermanfaat dan menjauhkan kita dari ilmu ilmu yang tidak bermanfaat.







copyright from : http://ceritaislami.net/

Wednesday, May 27, 2015

cara membuat ''NUGGET NASI''

 Nuget Nasi




Nuget Nasi

Bahan-bahan (penyajian 3 orang)
  • 100 gram Nasi Putih, 200 gram daging ayam, 1 buah Telur, beberapa potong wortel, 2 potong roti tawar
  • 1 siung bawang putih, garam, merica, daun seledri, air es
  • 1 buah telur kocok dan tepung roti untuk hiasan
Arahan
  1. campurkan semua bahan (kecuali tepung roti dan telur kocok) kedalam blender sambil beri air es sedikit demi sedikit hingga adonan halus dan kalis (jgn sampai encer).

  2. Pindahkan adonan kedalam wadah, bentuk bulat-bulat atau bisa menggunakan cetakan karakter anak, celupkan dalam telur kocok kemudian tepung roti.

  3. Goreng dalam minyak panas dan api kecil hingga berwarna emas kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Bisa juga dismpan di freezer jika tidak ingin langsung di goreng.

  4. Nuget Nasi sudah jadi deh,, enak dan bergisi. sangat cocok bukan untuk anak kita yang susah makan. Cocok juga untuk cemilan saat santai bersama keluarga. di coba ya bunda..


rewrite from : everydayme

10 Kudapan Bebas-Rasa-Bersalah Menjelang Tidur untuk Tidur yang Nyenyak

Setelah stres akibat hari yang sibuk, daftar pekerjaan yang bertumpuk di kepala kerap membuat kita tetap terjaga di tempat tidur. Anak-anak pun sering terbangun di tengah malam. Jadi, untuk memperoleh tidur delapan jam tanpa gangguan, cobalah mengemil.
Mengemil? Ya, kudapan ringan sebelum tidur dapat mengusir tidur yang tidak nyenyak.
Anjuran lama memperingatkan kita tentang kudapan agar lingkar pinggang tetap ramping dan sejumlah nasihat mengatakan kita tidak boleh makan lagi setelah makan malam. Namun, bertentangan dengan semua itu, sedikit kudapan sebelum tidur sesungguhnya dapat membantu kita menikmati “tidur cantik” sepanjang malam. Bahkan, menurut penelitian, stres akibat kurangnya tidur dapat menambah berat badan. Sebagai insentif tambahan, beberapa bahan dalam makanan sesungguhnya dapat membuat kita mengantuk.
Siapa pun yang sulit tidur nyenyak atau mengidap insomnia dapat menemukan bahwa menikmati kudapan di larut malam menjaga metabolisme tetap aktif. Bahkan, tips diet populer pada zaman sekarang mendorong kita menikmati kudapan kecil di antara makan berat. Triptofan, asam amino penyebab tidur dalam kalkun dan makanan lain menjadi unsur penting untuk tidur.
Mungkin bukan rasa khawatir yang mengganggu anak-anak dari tidurnya, tapi mereka mungkin kerap terbangun akibat mimpi buruk. Perut kecil balita dapat diisi sesuatu untuk menenangkan mereka hingga waktunya sarapan. Anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan pun mungkin membutuhkan kalori ekstra tersebut. Saat anak-anak keranjingan manisan dan aktivitas fisik, menyertakan kudapan sehat dalam ritual sebelum tidur dapat membantu menenangkan mereka.

Cobalah kudapan bebas-rasa-bersalah ini sebelum waktu tidur untuk memperoleh tidur yang nyenyak:
  1. Setengah pisang dan beberapa butir almond mentah
  2. Selai kacang dan irisan apel
  3. Keju cheddar dioleskan pada biskuit gandum
  4. Biji labu atau bunga matahari
  5. Yogurt rendah lemak dengan buah beri segar
  6. Satu sendok teh hummus dengan irisan mentimun
  7. Sepiring buah ceri
  8. Roti panggang gandum dengan selai almond
  9. Susu hangat kocok
  10. Teh chamomile memiliki efek mengantuk
Campurkan kombinasi ini sesuai selera Anda, sajikan irisan pisang dengan selai kacang, apel dengan keju atau almond dengan buah ceri.
Semua makanan ini menyediakan efek relaksasi untuk beraneka ragam alasan. Biji dan keju mengandung triptofan, yang diubah menjadi melatonin dalam tubuh kita untuk membantu tidur. Pada buah ceri dan pisang pun terdapat melatonin. Almond memiliki sedikit efek melemaskan otot dan produk susu mengandung kalsium yang membantu tidur yang nyenyak.
Reaksi psikologis kompleks antara makanan dan tidur melibatkan kombinasi triptofan dan melatonin dengan karbohidrat untuk menciptakan perasaan tenang dengan meningkatkan produksi serotonin. Menambahkan sejumlah kecil protein akan menjaga kestabilan tingkat gula darah dan perasaan kenyang yang membantu memelihara tidur nyenyak sepanjang malam.

Makanan dan minuman yang harus dihindari pada malam hari
Anak-anak cenderung melahap kue sebelum tidur, tapi karbohidrat yang kaya dengan gula ini akan menciptakan ledakan setelah dorongan energi sementara–kebalikan dari yang diperlukan sebelum kita tidur. Ini bagaikan secangkir kopi atau teh yang akan membuat kita terjaga di malam hari. Hal berikut tidak boleh dikonsumsi melewati tengah hari untuk mencegah pola tidur tidak nyenyak:
  • Kopi, teh berkafein, dan minuman soda
  • Gula
  • Cokelat—bersama dengan gula dan kafein
Jangan lupa untuk selalu mengonsumsi kudapan rendah-lemak dan rendah-gula kapan pun juga. Makanan yang mengandung protein tinggi, khususnya di malam hari, akan memperlambat pencernaan.
Tips lain yang perlu diingat: Porsinya jangan terlalu banyak—bayangkan stik keju dan satu sendok teh selai kacang. Kudapan adalah makanan kecil—bukan makanan berat. Selain itu, makanlah 45 menit hingga satu jam sebelum waktunya tidur. Selamat bersenang-senang mempersiapkan makanan dengan anak-anak Anda dan tambahkan buah ceri di atasnya (untuk sentuhan melatonin). Bagi camilan ini dengan seluruh keluarga Anda untuk menikmati manfaatnya dan memastikan istirahat di malam hari yang dipenuhi mimpi indah.


rewrite from: everydayme

Detoks Digital ??


Dunia digital menjanjikan pengetahuan tanpa batas, tetapi yang ada adalah informasi tanpa batas.
Kita berpikir bahwa dengan membuka beberapa tab di browser berarti pikiran kita produktif, tetapi kenyataannya adalah mencoba untuk melakukan berbagai hal pada saat bersamaan seringkali malah membuat kita kurang efisien dalam menyelesaikan tugas kita.  
Mental block atau hambatan mental singkat yang dialami saat beralih dari satu tugas ke tugas yang lainmenyita 40 persen dari waktu produktif seseorang.

Matikan gadget Anda

Di dunia yang serba instan dan digital, kita harus mengingatkan diri sendiri, dan juga mengajari anak-anak kita, untuk menjadi nyata.

Aturan Detoks Digital

1. Log out. Matikan koneksi internet Anda! Jika orang lain tidak bersusah-susah menelepon Anda, berarti memang tidak ada hal yang penting.

2. Gunakan telepon saja. Matikan telepon pintar dengan banyak gangguannya itu.

3. Tak ada lagi pesan instan. Seberapa sering Anda melihat meja yang dikelilingi orang-orang yang semuanya memandang layar gadget mereka, mengobrol dengan orang-orang yang berada jauh dari mereka, tetapi mengabaikan teman-teman yang ada di dekat mereka?

4. Atur batas waktu. Dan taati aturan tersebut. Baik itu satu jam, satu makam malam, satu akhir pekan, atau satu hari libur.

5. TV tidak masalah. Ini detoks dari keterhubungan, bukan hiburan.


rewrite from: everydayme

Wednesday, May 20, 2015

YOU SHOULD KNOW...

Berikut 7 lagu dari The Beatles yang harus kamu dengar. Yuk simak dari halaman pertama sambil dengerin lagunya :). (tel/otx) 

1. From Me To You

KapanLagi.com - Dimulai dengan lagu ciptaan John dan Paul. Pada 2 Mei 1963, lagu ini menjadi lagu nomer 1 selama 7 minggu.
Lagu ini bercerita tentang romantisme. Karakter aku dalam lagu ini siap memberikan segalanya untuk kekasihnya. Hal itu terekam dalam penggalan lirik sebagai berikut, "If there's anything that you want, if there's anything I can do, just call on me and I'll send it along."
Berbicara tentang pembuatan lagu ini, John Lennon and Paul McCartney mulai menulis From Me to You ketika seorang pelatih Helen Shapiro menjadi bagian tur The Beatles ke Shrewsbury. Mereka terinspirasi dari semua pengalaman yang mereka lalui.

(tel/otx)




©Telegraph - ap





2. She Loves You

KapanLagi.com - "She Love You, Yeah! Yeah! Yeah!" sepenggal lirik dari salah satu lagu ciptaan duo emas The Beatles. Lennon dan McCartney terinspirasi dari lagu Bobby Rydell berjudul Forget Him.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang mengira cintanya telah hilang, tetapi tidak demikian sebenarnya. Akhirnya sang teman mengingatkan bahwa sang kekasih masih mencintainya.
Lagu ini sendiri awet 6 minggu duduki puncak UK Chart. menunjukkan lagu ini diminati banyak orang kala itu. Jangan kaget jika lagu ini masuk banyak kompilasi lagu oldies milik orang tua kalian.
(tel/otx)


©Telegraph - beatlesphoto.net




3. I Want To Hold Your Hand

KapanLagi.com - 12 Desember 1963 menduduki peringkat 1 chart UK selama 5 minggu. Lagu Lennon dan McCartney ini terjual satu juta kopi di Inggris.
I Wanna Hold Your Hand berhasil menjadi single dengan penjualan tercepat. Satu juta kopi terjual dalam jangka waktu tiga minggu saja.
Cerita singkat tentang lagu ini adalah keseriusan seorang lelaki dalam menjalin hubungan bersama sang kekasih. Keseriusan itu disimbolkan dengan ingin menggenggam tangannya selama-lamanya. Hmm, dalem banget ya artinya?

(tel/otx)



©Telegraph - filmstills





4. Can't Buy Me Love

KapanLagi.com - Pada 2 April 1964, lagu ini memuncaki UK Chart selama 3 minggu. Lagi-lagi sebuah lagu buatan John Lennon dan Paul McCartney.
Ditulis di Paris. Paul McCartney, John Lennon, Ringo Starr, dan George Harrison, mendapat pukulan dari Cassius Clay (Muhammad Ali) ketika mendatangi  kamp latihannya di Miami.
Memang The Beatles sangat pandai untuk memainkan kata cinta pada lagunya. Lagu ini adalah simbol kesetiaan seseorang pada pasangannya dengan kata 'tidak ada yang dapat membeli cintanya' . So sweet sekali...
(tel/otx)





©Telegraph - ap






5. A Hard Day's Night:

KapanLagi.com - Memang kadang kesulitan itu menjadi inspirasi. Sama dengan Lagu A Hard Day's Night yang terinspirasi dari hari yang berat dialami Ringo Starr.
Lagu ini menjadi ekspresi lelahnya Ringo setelah mereka bekerja keras bagaikan kuda. Siang dan Malam tetap bekerja tanpa henti. Mungkin ini titik puncak kelelahan yang dialami Ringo ketika The Beatles sangat sibuk dengan gigs-gigs mereka ikuti.
Ketika 23 Juli 1964 A Hard Day Night sampai pada puncak Chart UK selama 3 minggu. Lagu ini adalah salah satu lagu fenomenal milik The Beatles.
(tel/otx)








©Telegraph - pa









6. I Feel Fine

KapanLagi.com - Lagu ini adalah salah satu The Beatles dengan nuansa rock. Ini adalah lagu pop pertama yang menggunakan suara feedback dari gitar.
Bercerita tentang cinta segitiga yang dialami oleh seorang pria, lagu ini menggambarkan sulitnya memilih siapa yang terbaik diantara dua wanita. Terbukti dari penggunaan kata sayang dalam pengakuan dosa sang pria pada pasangan yang dia khianati.
Pada 10 Desember 1964 lagu ini betah bertengger di puncak UK Chart. Ini adalah lagu yang sangat fenomenal dari The Beatles.
(tel/otx)








©Telegraph - pa2









7. Ticket To Ride


KapanLagi.com - "She's got a Ticket To Ride, She's got a Ticket To Ride ai ai" tentunya tidak asing di telinga para Beatlemania. Lagu ini adalah ciptaan John Lennon.
Meraih posisi 1 UK Chart selama tiga minggu, Paul McCartney mengatakan lagu ini adalah salah satu lagu tentang cinta yang terinspirasi ketika mengendarai kereta api di Isle of Wight.
Jangan berpikir kalau lagu ini lagu senang seperti lagu Naik Kereta Api lho. Karena Ticket To Ride ini berisi tentang rasa kecewanya seorang wanita pada kekasihnya, sehingga ia pergi jauh naik kereta untuk melupakan rasa sedihnya pada pria yang dicintainya. Nah, kalo naik kereta api kan lagu gembira.
(tel/otx)








©Telegraph - reuters


Sumber: KapanLagi.com
Jum'at, 15 Mei 2015 15:22  | The Beatles