Friday, September 4, 2015

What is MicroSD ?

MicroSD adalah kartu memori non-volatile yang dikembangkan oleh SD Card Association yang digunakan dalam perangkat portable. Saat ini, teknologi microSD sudah digunakan oleh lebih dari 400 merek produk serta dianggap sebagai standar industri de-facto.
Keluarga microSD yang lain terbagi menjadi SDSC yang kapasitas maksimum resminya sekitar 2GB, meskipun beberapa ada yang sampai 4GB. SDHC (High Capacity) memiliki kapasitas dari 4GB sampai 32GB. Dan SDXC (Extended Capacity) kapasitasnya di atas 32GB hingga maksimum 2TB. Keberagaman kapasitas seringkali membuat kebingungan karena masing-masing protokol komunikasi sedikit berbeda.
Dari sudut pandang perangkat, semua kartu ini termasuk kedalam keluarga SD. SD adapter memungkinkan konversi fisik kartu SD yang lebih kecil untuk bekerja di slot fisik yang lebih besar dan pada dasarnya ini adalah alat pasif yang menghubungkan pin dari microSD yang kecil ke pin adaptor microSD yang lebih besar.
SD mempunyai bentuk fisik yang sama maka sering menyebabkan kebingungan di kalangan konsumen. Contohnya, MicroSD, MicroSDHC, dan MicroSDXC ukuran fisiknya sama tetapi kapabilitasnya berbeda. Protokol komunikasi untuk SDHC/SDXC/SDIO sedikit berbeda dengan MicroSD yang sudah mapan karena biasanya host device keluaran lama tidak bisa mengenali kartu keluaran baru. kebanyakan masalah mengenai inkompatibilitas ini dapat diselesaikan dengan firmware update.


Jenis MicroSD berdasarkan class :
Class 2    :  Minimal kecepatan 2MB/S
Class 4    :  Minimal kecepatan 4MB/S
Class 6    :  Minimal kecepatan 6MB/S
Class 8    :  Minimal kecepatan 8MB/S
Class 10  :  Minimal kecepatan 10MB/S


Perangkat yang menggunakan MicroSD mengidentifikasi kartu dengan string 128-bit. Untuk kartu standar, 12 dari bit digunakan untuk mengidentifikasi jumlah cluster memori (antara 1 sampai 4096) dan 3 bit digunakan untuk mengidentifikasi jumlah blok per cluster (kode ke 4, 8, 16, 32, 64, 128, 256, atau 512 blok per cluster).
Implementasinya, 1.x blok standar berkapasitas 512 byte, yang berarti 4096 x 512 x 512 = 1 gigabyte tempat menyimpan memori. Revisi standar selanjutnya 1.x diperbolehkan 4 bit untuk menunjukkan 1024 atau 2048 byte per blok dan menghasilkan sampai 4 gigabyte penyimpanan memori.
Host perangkat yang dirancang sebelum revisi ini tidak akurat dalam mengidentifikasi kartu tersebut karena sering terjadi salah identifikasi dimana kartu teridentifikasi dengan kapasitas yang lebih rendah dengan asumsi 512 byte per blok bukan 1024 atau 2048. Semua kartu microSD dengan kapasitas yang lebih besar dari 4GB harus menggunakan implementasi 2.0. dua bit dilindungi dan tetap pada 0 untuk mengidentifikasi jenis kartu. Nol (0) adalah kapasitas standar , 1 adalah kapasitas tinggi (SDHC) dan yang diperluas (SDXC). Host device untuk perangkat lama tidak bisa mengidentifikasi perbedaan ini sehingga tidak bisa dengan benar mengidentifikasi kartu SDHC atau SDXC meskipun dalam standar revisi. Semua card reader SDHC dapat menggunakan SD Card standar dan semua CardReader SDXC dapat menggunakan SD Card dan SDHC. [1]

Sumber diantara nya dari : WIKIPEDIA

No comments:

Post a Comment