Friday, December 25, 2015

Dzikir untuk Malaikat

Dzikir Paling Disukai dan Dipilihkan Allah untuk Para Malaikat

sumber gambar: plus.google
Dzikir merupakan amalan utama dalam Islam. Dzikir ialah cara paling mudah dan mujarab untuk menjalin komunikasi dengan Allah Ta’ala. Dzikir adalah ekspresi cinta seorang hamba kepada Rabb yang telah menciptakan, mengurus, dan mencukupi semua kebutuhannya.
Dari Abu Darda, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Imam Ibnu Majah, Imam al-Hakim, dan Imam at-Tirmidzi dengan derajat Shahih,
الا انبؤكم بخيراعمالكم وازكاهاعندمليككم، وارفعهافي درجاتكم، وخيرلكم من انفاق الذهب والورق، وخيرمن ان تلقوا عدوكم فتضربوااعناقهم؟ قالو: بلى، قال: ذكرالله تعلى
Alaa unabbi-ukum bikhairin a’malikum wa-azkaha ‘inda maliikikum, wa arfa’aha fii darajaatikum, wa khaira lakum min infaaqi adz-dzahabi wa al-waraqi, wa khaira min an talqau ‘aduwwakum fa tadhribuu a’naaqahum? Qaaluu: Balaa. Qaala: Dzikrullahi Ta’ala.
“Tidakkah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalian), lalu kalian membunuhnya?”
Para sahabat menjawab, “Tentu saja, ya Rasulullah.”
Kata Nabi, “Berdzikirlah kepada Allah Ta’ala.”
Di antara kalimat-kalimat dzikir itu, ada satu kalimat yang disebutkan sebagai kalimat paling disukai Allah Ta’ala. Lebih istimewanya lagi, kalimat tersebut dipilih oleh-Nya untuk malaikat-malaikat-Nya.
Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Abu Dzar al-Ghifari yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Ahmad bin Hanbal dengan derajat Hasan shahih.
قلت يارسول الله! اي الكلام احب الى الله تعلى؟ قال: ما اصطفى الله تعلى لملاءكته: سبحان ربي وبحمده
Qultu: Ya Rasulullah, ayyu al-kalaami ahabbu ilaa Allahi Ta’ala? Qaala: Maa ashthafa Allahu Ta’ala li malaaikatihi: Subhana Rabbii wa bihamdihi.
“Wahai Rasulullah,” tanya Abu Dzar, “bacaan apakah yang paling disukai Allah Ta’ala?”
Rasulullah bersabda, “(Ialah) bacaan yang dipilihkan oleh Allah Ta’ala untuk para malaikat, yaitu bacaan ‘Subhana Rabbi wa bihamdihi’ (Mahasuci Tuhanku dan segala puji bagi-Nya).”
Semoga Allah Ta’ala memberikan kekuatan kepada kita untuk senantiasa membasahi lidah dengan dzikir, pikiran yang senantiasa menadabburi ciptaan-ciptaan-Nya, dan hati yang khusyuk beribadah kepada-Nya, serta fisik yang senantiasa beramal dalam menaati-Nya. Aamiin. [Pirman/BersamaDakwah]


Dikutip dari:
 http://bersamadakwah.net/

BERLAMA-LAMA DUDUK? INI AKIBATNYA..


10 penyakit yang timbul jika kamu kelamaan duduk

Penyakit yang timbul akibat kelamaan duduk
Apakah kamu ingin memiliki kesempatan hidup yang lebih lama alias berumur panjang? Maka sudah saatnya untuk menghentikan kebiasaan duduk berlama-lama. Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa duduk dalam jangka waktu yang terlalu lama secara teratur dapat mengurangi harapan hidup. Namun hal ini kemungkinan cukup sulit untuk diterapkan mengingat sebagian besar pekerjaan modern saat ini lebih banyak berhubungan dengan komputer, yang notabene mengharuskan kita untuk duduk berlama – lama di depan layar komputer.
Ketika kamu duduk berlama – lama di tempat yang sama, ada perlambatan aktifitas elektrik pada otot di dalam tubuh kita. Dengan demikian, maka tubuh akan masuk ke mode “Penyimpanan”. Hal ini akan berdampak pada penurunan kemampuan dan ketahanan fisik secara keseluruhan serta mempengaruhi berbagai aspek kesehatan. Namun apapun alasannya, kesehatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam hidup kita, buat apa punya banyak duit kalau tubuh tidak sehat atau sakit – sakitan, iya kan?.
Berikut ini 10 alasan mengapa duduk berjam – jam dapat membunuhmu lebih cepat, bahkan di usia muda sekalipun:
1. Meningkatkan Resiko Kematian Dini
The American Journal of Epidemiology menerbitkan sebuah penelitian yang menyatakan bahwa mereka yang menghabiskan setidaknya enam jam dalam sehari untuk duduk – duduk, memiliki kemungkinan 40% meninggal dalam kurun waktu 10 13 tahun dibandingkan dengan mereka yang duduk dibawah 3 jam perhari. Pria yang menghabiskan lebih dari 6 jam perhari untuk duduk memiliki resiko kematian yang lebih tinggi mencapai 18%.
2. Pengembangan Penyakit Kronis
Studi lain yang dilakukan di Australia menunjukkan bahwa mereka yang lebih banyak menghabiskan waktunya untuk duduk selama berjam – jam, memiliki resiko tinggi menderita penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes.
3. Trombosis
Trombosis adalah masalah kesehatan lain yang dikaitkan dengan duduk berlama – lama. Gumpalan darah dapat terbentuk dan hal tersebut dapat menyebabkan obstruksi aliran darah.
4. Depresi
Gaya hidup yang biasa kamu lakukan juga berpengaruh terhadap pikiran. Hal ini tidak hanya membuat suasana hati menjadi buruk, terlebih juga bisa menyebabkan depresi. Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan terkena depresi menigkat hampir 100% pada wanita yang memiliki gaya hidup yang buruk, dibandingkan dengan mereka yang memilih olaharaga secara teratur.
5. Kanker
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Christine Friedenreich dari Alberta Health Services Cancer Care, Kanada, kurangnya aktifitas fisik merupakan penyebab dibalik banyaknya hingga 43.000 pasien yang menderita kanker usus dan 49.000 pasien yang menderita kanker payudara.
6. Masalah Berat Badan
Duduk selama berjam – jam juga telah dikaitkan sebagai sebagai salah satu penyebab utama masalah berat badan. Ketika tekanan ditumpukan pada satu titik dibagian bawah dalam jangka waktu yang lama, ada resiko 50% lebih penimbunan lemak terjadi di area – area tersebut, terutama bagian perut.
7. Masalah Kesehatan Kardiovaskular
Menurut sebuah penelitian oleh Men’s Health, yang diterbitkan dalam jurnal Medicine & Science in Sports  & Excercise, mengungkapkan bahwa mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di siang hari untuk duduk – duduk memiliki resiko 54% lebih meninggal lebih dini akibat serangan jantung.
8. Diabetes
Duduk berlama – lama juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan berkaitan dengan resistansi insulin. Hal ini juga bisa berdampak pada inflamasi dalam tubuh. Selain itu juga meningkatkan resiko pengembangan penyakit diabetes.
9. Obesitas
Duduk berlama – lama sudah lama dikaitkan dengan masalah obesitas dan sindrom metabolik. Hal ini bisa terjadi karena meningkatnya kolesterol LDL (kolesterol jahat), trigliserida plasma, dan resistansi insulin. Semua ini dapat mendorong meningkatnya kadar gula dalam darah, akibat dari lemak yang terbentuk tidak dapat diserap oleh otot – otot kita. Jadi lemak – lemak tersebut akan disimpan dan meningkatkan berat badan kita.
10. Masalah Punggung
Kebanyak orang sudah tahu bahwa duduk selama berjam – jam dapat menyebabkan masalah punggung. Ketika kita duduk, punggung dibagian bawah harus menopang sebagian besar berat badan tubuh kita. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan tekanan berlebih pada punggung bagian bawah.
Hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk mencegah dampak buruk dari kebiasaan duduk berlama – lama adalah dengan beraktifitas atau melakukan banyak hal yang memerlukan gerak fisik. Pastikan untuk istirahat dari duduk setiap tiga jam dengan berjalan – jalan ringan setidaknya selama lima menit. Berdiri dan berjongkok juga dapat membantu tubuh kita menghasilkan kekuatan melawan tarikan beban gravitasi. [Sayangilah.com /Gitanews]


Dikutip dari :
 http://www.sayangilah.com