by. Eya Ekasari - wolipop
Berpelukan bukanlah semata-mata sebagai ekpresi untuk ungkapkan rasa
kasih sayang. Berpelukan ternyata juga memiliki manfaat terhadap
kesehatan, bahkan bisa bantu menghindari penyakit serius seperti
jantung. Dikutip dari Examiner, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa
didapat dari berpelukan. Apa saja?
1. Mengurangi Risiko Terkena Penyakit Jantung
Tekanan
darah tinggi merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan
penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa berpelukan bisa
menurunkan tekanan darah tinggi yang akhirnya bisa mengurangi risiko
penyakit jantung. Oleh karena itu, mulailah biasakan diri untuk memeluk
orang yang disayangi terutama bagi mereka yang memiliki kondisi jantung
lemah atau tekanan darah tinggi.
2. Mengurangi Stres dan Lebih Tenang
Beberapa
penelitian mengungkapkan bahwa memeluk dapat buat Anda lebih bahagia.
Hal it karena pelukan dapat meningkatkan hormon oksitosin, hormon yang
memicu respon intim. Oksitosin ini dapat membuat Anda jauh lebih tenang
dan mengurangi rasa cemas.
3. Sehat untuk Hubungan Percintaan
Hubungan
percintaan selalu identik dengan berpelukan. Tapi tahukah Anda jika
memeluk orang yang dicintai bisa bantu memproduksi hormon serotonin dan
dopanin? Kedua hormon itu dapat membuat Anda merasa senang dan
mengangkat suasana hati. Akibatnya Anda pun akan lebih harmonis dengan
pasangan, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesehatan secara
keseluruhan.
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Sunday, September 23, 2012
Ini Dia Manfaat Musik Terhadap Kesehatan Fisik & Mental
by.Alissa Safiera - wolipop
Anda pasti sudah tahu bahwa mendengarkan musik favorit bisa pengaruhi mood. Namun tahukah Anda bahwa musik juga memiliki pengaruh kuat pada pikiran dan tubuh? Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa lepas dari alunan musik tiap harinya, sebaiknya baca manfaat lain dari musik, yang dirangkum dari She Knows berikut ini.
1. Meningkatkan Stamina Saat Olahraga
Musik bisa pengaruhi mood Anda, khususnya saat sedang berolahraga. Jika Anda memainkan musik dengan tempo lambat, secara otomatis juga akan mempengaruhi stamina, tempo dan kecepatan Anda saat berolahraga. Untuk itu, pilihlah lagu dengan tempo yang agak cepat dan bersemangat sehingga kalori pun semakin banyak terbakar karena tubuh akan otomatis bergerak lebih cepat.
2. Musik Bantu Kurangi Stres
Sedang cemas atau takut? Musik bisa bantu Anda menghilangkan stres dan kecemasan, menurut data dari Asosiasi Terapi Musik di Amerika. Penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Yale menemukan, pasien yang mendengarkan musik favorit mereka selama 30 menit sebelum melakukan prosedur operasi, tingkat stresnya berkurang dan lebih santai. Untuk itu, dengarkan sedikit musik favorit sebelum menghadapi momen-momen menegangkan dalam hidup Anda.
3. Meningkatkan Kinerja
Sebuah jurnal dunia kerja yang dikutip dari She Knows menunjukkan, pegawai yang masih muda memiliki konsentrasi yang lebih baik jika mereka mendengarkan musik tanpa lirik. Musik instrumental akan bantu Anda fokus melakukan pekerjaan di kantor. Namun beberapa lagu yang sangat emosional bagi Anda, baik yang sangat atau bahkan tidak Anda sukai, justru akan menghilangkan fokus kerja Anda.
4. Turunkan Volume
Walaupun musik memiliki banyak potensi untuk mempengaruhi mood, namun menyalakannya dengan volume yang sangat kencang bukanlah ide yang baik. Bisa-bisa Anda malah terkena gangguan pendengaran, seperti dalam studi yang dilakukan National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. Disebutkan, suara keras sampai 85 desibel bisa menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Jika Anda biasa menghidupkan iPod sampai volume maksimal, Anda berisiko meledakkan gendang telinga Anda dengan lebih dari 100 desibel. Untuk itu, jika teman sebelah dapat mendengar lagu yang didengarkan dari earphone, sebaiknya mulai kecilkan volumenya.
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Anda pasti sudah tahu bahwa mendengarkan musik favorit bisa pengaruhi mood. Namun tahukah Anda bahwa musik juga memiliki pengaruh kuat pada pikiran dan tubuh? Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa lepas dari alunan musik tiap harinya, sebaiknya baca manfaat lain dari musik, yang dirangkum dari She Knows berikut ini.
1. Meningkatkan Stamina Saat Olahraga
Musik bisa pengaruhi mood Anda, khususnya saat sedang berolahraga. Jika Anda memainkan musik dengan tempo lambat, secara otomatis juga akan mempengaruhi stamina, tempo dan kecepatan Anda saat berolahraga. Untuk itu, pilihlah lagu dengan tempo yang agak cepat dan bersemangat sehingga kalori pun semakin banyak terbakar karena tubuh akan otomatis bergerak lebih cepat.
2. Musik Bantu Kurangi Stres
Sedang cemas atau takut? Musik bisa bantu Anda menghilangkan stres dan kecemasan, menurut data dari Asosiasi Terapi Musik di Amerika. Penelitian di Fakultas Kedokteran Universitas Yale menemukan, pasien yang mendengarkan musik favorit mereka selama 30 menit sebelum melakukan prosedur operasi, tingkat stresnya berkurang dan lebih santai. Untuk itu, dengarkan sedikit musik favorit sebelum menghadapi momen-momen menegangkan dalam hidup Anda.
3. Meningkatkan Kinerja
Sebuah jurnal dunia kerja yang dikutip dari She Knows menunjukkan, pegawai yang masih muda memiliki konsentrasi yang lebih baik jika mereka mendengarkan musik tanpa lirik. Musik instrumental akan bantu Anda fokus melakukan pekerjaan di kantor. Namun beberapa lagu yang sangat emosional bagi Anda, baik yang sangat atau bahkan tidak Anda sukai, justru akan menghilangkan fokus kerja Anda.
4. Turunkan Volume
Walaupun musik memiliki banyak potensi untuk mempengaruhi mood, namun menyalakannya dengan volume yang sangat kencang bukanlah ide yang baik. Bisa-bisa Anda malah terkena gangguan pendengaran, seperti dalam studi yang dilakukan National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. Disebutkan, suara keras sampai 85 desibel bisa menyebabkan kerusakan pendengaran permanen. Jika Anda biasa menghidupkan iPod sampai volume maksimal, Anda berisiko meledakkan gendang telinga Anda dengan lebih dari 100 desibel. Untuk itu, jika teman sebelah dapat mendengar lagu yang didengarkan dari earphone, sebaiknya mulai kecilkan volumenya.
Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Subscribe to:
Comments (Atom)